Di abad super modern seperti saat ini, dikalangan masyarakat luas istilah digital sudah tidak asing lagi, dari anak-anak, remaja ABG , dewasa sampai bapak-ibu kakek nenek semua telah mengenal istilah ini.
Jika kita meminjam istilah hebat saat ini, sistem informasi teknologi sudah melekat dengan budaya masyarakat, entah ini pendapat pakar siapa.
Dengan mudahnya kita peroleh beraneka teknologi, sudah sepatutnya dunia perkutut dikenalkan dengan era digital, artinya bukan kita mengenalkan facebook sama si perkutut, ataupun ngajarin perkutut untuk ber sms-an, itu membahayakan, bisa jadi perkutut jantan MAESTRO bf selingkuh dengan CMN bf karena sering fesbukan.
Wacana ini bermula dari melihat beberapa rekaman video perkutut dari teman kungMania. Pemikirannya, sangat akurat jika perkutut yang sempat diberikan 3 warna plus ke atas, pada lomba berikut dipasang sebuah video recorder, soal teknis dapat dibicarakan selanjutnya.
ide ini muncul untuk memperbaiki citra seekor jawara, sebab sudah lama sekali isu-isu tidak sedap terhadap jawara perkutut tanah air selama ini.
Jika kita berani untuk memulai ini, semoga ke depan tontonan sebuah lomba perkutut akan menarik lebih besar lagi penggemar-penggemar baru.
Artikel Lainnya:


